Big Data

Intelligent Monitoring
& Prediction System

Platform analitik terintegrasi untuk pemantauan suhu, tegangan, dan hambatan menggunakan arsitektur Big Data modern.

Project Overview

Pahami latar belakang, tantangan teknis, dan solusi arsitektur kami.

Data Analytics

Visualisasi mendalam tren data historis melalui Dashboard Tableau.

Realtime IoT

Monitoring langsung kondisi sensor NTC & Voltage di lapangan.

Executive Summary

Proyek ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pemantauan cerdas (Intelligent Monitoring) yang secara proaktif mendeteksi anomali pada infrastruktur perangkat keras kritis.

Mengintegrasikan IoT Sensors dengan Big Data Pipeline, sistem kami mentransformasi data mentah menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti (actionable insights) untuk mencegah downtime.

Problem Statement

01

Unpredicted Overheating: Lonjakan suhu mikroskopis sering terlewatkan oleh pemantauan manual konvensional.

02

Voltage Instability: Fluktuasi tegangan yang tidak stabil memperpendek umur komponen elektronik secara drastis.

03

Latency in Response: Ketiadaan sistem terpusat menyebabkan jeda waktu yang fatal antara insiden dan perbaikan.

System Architecture

Visualisasi alur data End-to-End dari akuisisi sinyal sensor hingga visualisasi dashboard.

Data Pipeline Diagram

Big Data Pipeline Sensor NTC
Sensor NTC Data Ingestion ETL Big Data Storage Data Visualization Web Dashboard

Gambar arsitektur pipeline Big Data pengolahan data sensor IoT

Pipeline Explanation (Step-by-Step)

Penjelasan konseptual setiap tahapan pada arsitektur Big Data yang digunakan dalam sistem monitoring sensor NTC.

1️⃣ Sensor NTC (Sumber Data)

Pada tahap awal, sensor NTC berfungsi sebagai sumber data utama yang merekam perubahan suhu lingkungan. Karena proyek ini bersifat simulasi, peran sensor fisik digantikan oleh file CSV (Hasil_Prediksi_NTC.csv) yang berisi ribuan log suhu, hambatan, dan tegangan.

Dataset ini diperlakukan seolah-olah berasal dari pembacaan sensor secara kontinu di lapangan.

2️⃣ Data Ingestion (Pengambilan Data)

Tahap ingestion mensimulasikan proses pengambilan data dari perangkat IoT menuju sistem. Pada implementasi ini, ingestion dilakukan melalui pemanggilan file CSV menggunakan fungsi fetch() pada JavaScript.

Proses ini merepresentasikan alur streaming data dari sensor menuju server atau aplikasi analitik.

3️⃣ ETL (Extract, Transform, Load)

a. Extract (Pengambilan Data)

Mengambil data mentah (Primary Data) dari file Tabel NTC.csv. Atribut utama meliputi Suhu (°C), Hambatan NTC (Ω), dan Tegangan (V).

b. Transform (Transformasi Data)

  • Klasifikasi Risiko: Data suhu dikategorikan berdasarkan aturan:
    • < 40°C: Normal (OFF)
    • 40–44°C: Warning (STANDBY)
    • ≥ 45°C: Overheating (ON)
  • Normalisasi: Mengubah nama kolom menjadi format snake_case agar kompatibel dengan MongoDB Atlas & Tableau.
  • Validasi: Pengecekan struktur kolom sebelum data dimuat.

c. Load (Pemuatan Data)

Menyimpan data bersih ke NoSQL Database MongoDB Atlas.
Database: IndustriIoT | Collection: SensorNTC_clean.

4️⃣ Big Data Storage (Penyimpanan Data)

Data yang telah diproses kemudian disimpan dalam media penyimpanan terstruktur. Dalam simulasi ini, data disimpan pada variabel array di memori browser atau pada MongoDB Atlas sebagai NoSQL database.

Penyimpanan ini memungkinkan analisis historis dan integrasi dengan tools visualisasi eksternal.

5️⃣ Data Visualization

Data yang tersimpan kemudian diolah menjadi visualisasi grafis menggunakan Tableau Dashboard atau grafik berbasis web.

Informasi numerik seperti suhu dan hambatan diterjemahkan menjadi grafik garis, indikator warna, serta kategori risiko untuk memudahkan analisis anomali.

6️⃣ Web Dashboard (Tampilan Akhir)

Tahap akhir adalah penyajian hasil analisis kepada pengguna melalui Web Dashboard. Antarmuka ini dirancang untuk menampilkan informasi secara real-time, termasuk status suhu, tingkat risiko, dan alarm peringatan dini.

Dashboard menjadi pusat pengambilan keputusan cepat karena seluruh data penting disajikan dalam satu tampilan terintegrasi.

Data Dictionary

Spesifikasi skema dokumen MongoDB (NoSQL) yang digunakan.

JSON Format
Field Name Data Type Description & Sample
_id ObjectId Unique identifier generated by MongoDB.
Ex: 6942dd2488...
suhu_c Int32 Temperatur lingkungan dalam Celsius.
Range: 0 - 100°C
hambatan_ntc_ohm Int32 Nilai resistansi mentah dari sensor NTC.
Ex: 27936 Ω
tegangan_v Double Tegangan input terukur (presisi tinggi).
Ex: 3.682 V
Risiko String Output Fuzzy Logic untuk tingkat risiko.
Values: "Rendah", "Sedang", "Tinggi"
Status String Kondisi operasional perangkat.
Values: "Normal", "Warning"
Alarm String Status aktuator alarm/buzzer.
Values: "ON", "OFF"

Historical Analysis

Dashboard interaktif untuk eksplorasi data historis, tren anomali, dan distribusi risiko.

Key Insights

Based on 100 Data Points
Titik Kritis: 45°C

Analisis menunjukkan bahwa sistem memasuki status Overheating tepat saat suhu menyentuh angka 45°C. Pada titik ini, Alarm otomatis aktif (ON) untuk mencegah kerusakan hardware.

Fase Waspada Singkat

Zona 'Warning' hanya terdeteksi pada rentang suhu 40°C - 44°C (hanya 5 data sampel). Ini mengindikasikan bahwa transisi dari kondisi Normal ke Bahaya terjadi sangat cepat, sehingga respon otomatis mutlak diperlukan.

Validasi Sensor (-96%)

Terdapat korelasi negatif yang sangat kuat (-0.96) antara Suhu dan Hambatan. Hal ini memvalidasi bahwa sensor NTC bekerja normal: Semakin panas suhu, semakin kecil nilai hambatan (Ohm).

Distribusi Status

Mayoritas data simulasi berada pada kondisi ekstrim.

40% Normal 5% Warning 55% Overheat

Live Monitoring

LIVE STREAM
The Minds Behind

Meet The Engineering Team

"Siap ga siap, harus Tampil."

Diaz

Diaz Ardiansyah

2355301052
Daffa

M. Daffa Rizky H.

2355301128
Ihsan

Muhammad Ihsan

2355301134
Rizky

Rizky Satrio W.

2355301182